Translate
Kamis, 13 Desember 2012
Everything gonna be alright
Sebenarnya aku sangat ingin ini adalah akhir dimana aku menulis blog ini, bukan dalam artian berhenti menulis blog, tapi sudah cukuplah aku menulis tentang dirinya..
Tak pernah ada malam, dimana aku tidak pernah memikirkannya
Kalian tahu, setiap malam aku seringkali memikirkan setiap hari pertemuan kami, ada kalanya aku menangis di saat aku teringat, sewaktu aku ‘sebenarnya’ menunggu dia selesai kuliah tapi dia berlalu begitu saja dihadapanku. Ya, cinta kadang terdengar bodoh.. mungkin cinta sudah mengendalikan diriku..Sehingga aku seperti terperangkap dalam dunianya. Menyesakkan dada memang mengingat hal2 tersebut, jika aku terus berpikir dengan ‘waras’. Aku sendiri bertanya-tanya mengapa aku bisa sangat mencintainya
Fisik?? Dia tidak tampan, dia terlihat tua(sekarang), dengan kumis yg melebihi ayahku. Pintar?? Tidak terlalu pintar, ya dia memang cukup pintar, tapi tak jenius, Kurasa kepintaranku mungkin seimbang dengannya.. hmm.. Kaya?? Entahlah, tapi kurasa tidak juga.. Dia hanya mengendarai sepeda motor ke kampus dan masih tinggal bersama kedua orang tuanya di saat umur dia sudah diatas kepala 35..
Kadang jika aku berpikir sedikit ‘waras’ apa yang menyebabkan aku begitu menyukainya??bahkan bisa dibilang dia pria pertama yang benar-benar aku suka.
Mungkin Tuhan tahu satu hal, ya hingga saat ini aku sangat terpuruk dengan keadaan ku sekarang, rasa tertolak dan dibenci olehnya benar2 membuatku berantakan. Tapi jika saja Tuhan membiarkan VJ menyukaiku, okee mungkin aku bahagia bila tinggal berdua bersamanya di hutan. Tapi apakah aku mampu menghadapi kedua orang tuaku, menghadapi pertanyaan2 setiap orang yang ada disekitarku..
Ya, Dia tahu yg terbaik untukku …. Aku hanya cukup bersabar, dan semua ini akan baik-baik saja…
Hingga aku selesai meninggalkan bangku kuliahku, dan semua akan baik-baik saja… Percayalah…
…
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar