Translate

Kamis, 07 Februari 2013

this is the reason, i think..

this is the reason , i think.. ---> the first word that i think, Ada seorang teman yang bertanya kepadaku tentang suatu hal, Apa yang menjadi dasar kamu untuk menyukai seseorang..?? saat itu aku terdiam sejenak, berpikir tentunya, berusaha mencari jawaban yang mungkin tepat
Hmm.. aku saat itu hanya menarik nafas dan mengambil satu jawaban , yah yang menurutku itu benar.. "Mungkin saja awal kita menyukai seseorang itu, karena ada satu sisi dari dirinya yg membuat kita tertarik, misalnya dia tampan, dia baik, pintar atau kaya?? apapun tiap orang bebas untuk menentukan dasarnya sendiri untuk menyukai seseorang.
Seperti awalnya aku bisa menyukai VJ adalah karena dia dewasa, cukup pintar, baik dan aku mempercayainya. Namun yang menjadi pertanyaan ketika kita menyukai seseorang, bila yang menjadi dasar kita adalah hal-hal diatas pada akhirnya bila dasar awal kita untuk menyukai orang itu sudah tidak ada lagi, maka kemungkinan besar hilang pula perasaan kita kepadanya.
Istilahnya 'kekaguman' kita pada orang tersebut hilang. Misalnya saja kamu menyukaiku karna aku lucu dan pintar, namun saat aku tidak lucu lagi , marah2 , ngomel2 mungkin kamu tidak akan menyukai ku lagi.. kagum itu segera hilang, yang ada mungkin kamu il-feel kepadaku.
and this is the freak thing that i ever had, aku menyukai VJ atas dasar dia dewasa, pintar, baik dan aku percaya padanya, dan saat aku menyatakan perasaanku padanya lalu seketika dia berubah menjadi kekanak-kanakan dengan sikapnya yang seperti itu, dia tega/kejam tetapi hingga saat ini, kamu tahu? I'm still love him. Jadi aku tidak bisa menentukan dasar apa yang aku pakai untuk menyukai seseorang??"
Saat itu temanku diam dan tersenyum,lalu dia berkata " Kamu benar-benar menyukainya." ya kuanggap itu sebuah pernyataan bukan pertanyaan, dan kalian tahu sebenarnya berusaha untuk melupakannya sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang tak pernah kukenal.
Sore kemarin, saat aku dengan lusuh ke kampus. Dengan lusuh karena aku baru saja kehujanan dengan 2 orang temanku. Bisa dibayangkan rambut berantakan , baju basah, dan sialnya saat ke kampus (aku tahu pasti kemarin VJ tidak ad jadwal kuliah) tapi ternyata dia ada disana. Sejujurnya aku sudah ingin tidak memperdulikannya, toh dia pun tidak peduli dengan keadaanku, tapi dengan bbodohnya aku langsung berlari ke toilet wanita untuk merapikan rambutku yang benar-benar berantakan :(
Setelah selesai aku merapikan rambutku, aku kembali berjalan keluar dan duduk di bangku kampus, posisi seperti itu aku tentu saja bisa melihat VJ di ujung sana, dan diapun bisa melihatku. Temanku sudah mengingatkanku untuk tetap tenang dan tetap bersikap seperti biasa, jujur aku berusaha sekuat tenaga untuk tidak melakukan hal-hal bodohku yang nanti akan mengundang perhatiannya.
Dan kalian tahu, dia menghampiriku, ya,ya,ya... aku saat itu ingin bangkit dan pergi menghindar, tapi tentu saja aku menahan untuk melakukan hal konyol tersebut. Dia membahas tentang skripsinya dan juga menanyakan bagaimana skripsiku. Entahlah aku benar-benar merasa senang, merasa senang bukan berarti aku ke geer-an , tapi aku senang dia bisa bersikap seperti itu kepadaku. Karena aku pun merasakan susahnya bersikap 'biasa' dalam situasi seperti ini. Setelah perbincangan yang singkat dia pun kembali ke tempat duduk nya, dan kemudian entahlah dia menghilang dari pandanganku. aku tak tahu dia dimana...
Oh iya, ada satu hal konyol lagi yang dilakukan oleh teman-temanku, ya mungkin mereka kasihan denganku hahaha, mereka berusaha menjodohkan ku dengan salah satu dosen kami.. okey, i dont care about it, aku hanya tidak terlalu suka menjadi bahan gosip di kampus.. walaupun kadang aku tertawa akan hal itu, menurutku itu hal bodoh, aku menertawakan diriku sendiri.Tidak terlalu mengganggu juga sebenarnya, asalkan tidak sampai ke telinga VJ..
Aku tak mau dia berpikiran aku wanita yang haus akan pria wkwkwkwkwk, Karena sampai saat ini. Mungkin sekalipun aku tidak menutup diri dengan pria lain , hati kecilku tetap menyukai VJ. Hanya saja, aku sudah cukup lelah membuang-buang waktuku yang hampir setahun untuk menyukainya. Walaupun terkadang aku senang setiap hal kecil yang VJ lakukan terhadapku, itu tidak berarti dia menyukaiku
Jam pun sudah menunjukkan waktu untuk kuliahku dimulai, aku selalu duduk di bangku yang sama saat mata kuliah tersebut, dan mungkin kebetulan tepat di posisi itu aku bisa melihat VJ dari ruanganku. Cukup senang, namun aku juga sempat takut, kalau-kalau saja VJ berpikir aku sengaja duduk disana untuk dapat melihatnya dari dalam ruangan kelas. Entahlah itu cukup mengganggu pikiranku, sehingga lagi-lagi aku tidak bisa konsentrasi pada mata kuliah tersebut, banyak sekali soal yang tak kukerjakan. Karena kalian tahu?? Entah aku yang lagi-lagi merasa ke geer-an atau benar-benar terjadi. Seringkali saat dia ngobrol dengan temannya, dia dengan terang-terangan melihat kearahku (lama, cukup lama) sehingga kadang aku yang tidak kuat menatap terus dirinya. Entahlah, atau aku salah lihat, karena mata minusku, namun aku rasa dan 90% yakin dia secara terang-terangan melihat kearahku. What the maksud????
Apa dia ingin mempermainkan hatiku???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar