Translate
Jumat, 15 Februari 2013
the boy shooting me.....
Setelah kemarin aku menulis blog tentang Valentine 'kikuk', ternyata itu belum selesai disana saja.. Yeah, bukan tentang VJ, tapi tentang seorang cowok.
Sebelumnya aku mengenal pria itu adalah sebagai adik kelasku.. Malam Valentine, kalian tahu malam yang seharusnya menjadi malam paling berkesan 'mungkin' bagi seorang wanita..
Hmm.. sebuah pernyataan yang sebenarnya tak ingin kudengar darinya..Tanpa kusangka-sangka 'dia' sebut saja dengan inisial Y.. ya, dia menyatakan perasaannya padaku di malam valentine, sungguh aku sama sekali tidak memiliki perasaan apapun terhadapnya disamping sebagai seorang teman saja.
Saat itu aku menolaknya, namun kalian tahu? seketika itu juga , aku teringat kembali perasaan akan betapa tidak enaknya dulu saat aku berada di depan VJ dan mengetahui VJ tidak memiliki perasaan yang sama denganku. (perasaan tertolak)... that's feel ...
Hatiku saat itu berkata:
' Aku tidak akan menjauhi dirinya, karena apa? meskipun aku tidak menyukainya sebagai seorang kekasih. Aku tidak akan menjauhinya, aku akan tetap menjadi temannya . Karena aku tahu betul, bahwa tertolak saja sudah sangat tidak enak rasanya apalagi harus merasakan orang yang kita sukai menjauh dari kita hanya karena dia mengetahui isi hati kita'.
Aku sungguh tidak ingin orang lain merasakan hal tersebut, karena seharusnya kita bisa memiliki pola pikir seperti ini:
jika seseorang menyukai kita, seharusnya kita bersyukur ..karena kita masih disukai oleh orang lain, setidaknya ada seseorang yang merasa nyaman atas kehadiran kita dihidupnya..... dan bukannya merasa 'kebagusan' lalu merasa(jika kita tidak menyukainya) dia tidak pantas dengan kita. Sehingga tanpa kita sadari/sadari kita menjadi 'jual mahal' ...
Jadi sebisa mungkin aku tetap tidak merasa 'over pd' karena dia menyukaiku.. Aku tetap ingin berteman dengannya, dan jangan sampai hubunganku dengannya next, menjadi sama seperti hubunganku dengan VJ..
Hari ini aku juga ada kelas dengan YM dan VJ, sebenarnya aku mulai seperti 'eror' jika berada satu ruangan dengan VJ. Maksudku kalian tahu, aku terlihat seperti 'caper' dihadapannya(tanpa kusadari/mungkin kusadari)..
aku sempat berulang kali memandang kearah kaca, yang disana tercermin samar2 wajah VJ yang posisi duduknya cukup jauh dibelakangku.
Aku sangat menyukainya, ya ... sangat menyukainya... :)
O iya , satu lagi, pada mata kuliah kedua , tak kusangka ...aku satu kelas dengan salah satu mantan VJ... Tapi aku juga tidak mengenalnya.....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar